MENOLAK ANGGAPAN KONTRADIKSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN Bagian 3 Agustus 24, 2007
Posted by arifardiyansah in Ibadah, Umum.1 comment so far
دَفْعُ إِيْهَامِ الاِضْطِرَابِ عَنْ آيَةِ الْكِتَابِ
تأليف
الشيخ محمد الأمين بن محمد بن المختار الشنقيطي – رحمه الله
MENOLAK ANGGAPAN KONTRADIKSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN
Bagian 3
(Surat al-Baqoroh ayat 29)
Karya
Syaikh Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar asy-Syinqithiy – rohimahulloh
Firman Alloh ta’ala,
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Dialah yang menciptakan bagi kalian segala sesuatu yang ada di bumi, kemudian Dia menuju (penciptaan) langit lalu menyempurnakannya menjadi tujuh lapis langit, dan Dia maha mengetahui segala sesuatu.” [QS. Al-Baqoroh: 29]
Ayat ini menunjukkan bahwa penciptaan bumi terjadi sebelum penciptaan langit, dengan dalil lafadz ثم (kemudian), yang mana lafadz tersebut menunjukkan urutan dan pemisahan. Begitu pula ayat dalam surat haa miim as-sajdah (surat Fushshilat), juga menunjukkan penciptaan bumi sebelum penciptaan langit, karena Dia berfirman,
قُلْ أَإِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ
“katakanlah, apakah kalian kafir terhadap (Dzat) yang menciptakan bumi dalam dua hari…” [QS. Fushshilat: 9] sampai pada firman-Nya,
ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ
“kemudian Dia menuju (penciptaan) langit, sedangkan dia (langit) berupa asap.” [QS. Fushshilat: 11]
Padahal ayat dalam surat An-Nazi’aat menunjukkan bahwa pembentangan bumi adalah setelah penciptaan langit, karena Alloh berfirman,
أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقاً أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا
“Apakah kalian yang lebih susah penciptaannya ataukah langit? Dia telah membangunnya…” [QS. An-Nazi’aat: 27] sampai pada firman-Nya,
وَالأَرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاهَا
“Dan bumi setelah itu Dia bentangkan.” [QS. An-Nazi’aat: 30]
MENOLAK ANGGAPAN KONTRADIKSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN Bagian 2 Agustus 24, 2007
Posted by arifardiyansah in Ibadah, Umum.add a comment
دَفْعُ إِيْهَامِ الاِضْطِرَابِ عَنْ آيَةِ الْكِتَابِ
تأليف
الشيخ محمد الأمين بن محمد بن المختار الشنقيطي – رحمه الله
MENOLAK ANGGAPAN KONTRADIKSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN
Bagian 2
(Surat al-Baqoroh ayat 6-24)
Karya
Syaikh Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar asy-Syinqithiy – rohimahulloh
Firman Alloh ta’ala
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لا يُؤْمِنُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka ataupun engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.” [QS. Al-Baqoroh: 6]
Ayat ini secara zhohir menunjukkan ketiadaan (baca: ketidakmungkinan-pent) iman orang-orang yang kafir. Namun dalam ayat-ayat yang lain menunjukkan bahwa sebagian orang-orang kafir akan beriman kepada Alloh dan rosulNya. Seperti firman-Nya,
قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَف
“Katakanlah kepada orang-orang kafir, jika mereka berhenti akan diampuni bagi mereka apa yang telah lalu.” [QS. Al-Anfaal: 38]
كَذَلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ
“Begitulah kalian dahulu, lalu Alloh memberikan karunia kepada kalian.” [QS. An-Nisaa: 94]
وَمِنْ هَؤُلاءِ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ
“Dan di antara mereka ada yang beriman kepadanya (al-Qur’an).” [QS. Al-’Ankabut: 47]
MENOLAK ANGGAPAN KONTRADIKSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN Agustus 24, 2007
Posted by arifardiyansah in Ibadah, Umum.add a comment
دَفْعُ إِيْهَامِ الاِضْطِرَابِ عَنْ آيَةِ الْكِتَابِ
تأليف
الشيخ محمد الأمين بن محمد بن المختار الشنقيطي – رحمه الله
MENOLAK ANGGAPAN KONTRADIKSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN
Bagian 1
(Surat al-Baqoroh ayat 2)
Karya
Syaikh Muhammad al-Amin bin Muhammad bin al-Mukhtar asy-Syinqithiy – rohimahulloh
PENDAHULUAN
الحمد لله رب العلمين والصلاة والسلام على نبينا محمد خاتم النبيين وأشرف المرسلين وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.
Segala puji bagi Alloh yang telah menutup para rosul dengan Nabi yang mulia, semoga beliau mendapatkan sholawat dan salam dari Alloh. Sebagaimana Dia telah menutup kitab-kitab langit dengan al-Qur’an yang agung. Dia memberi petunjuk kepada manusia dengan ayat-ayat dan peringatan penuh hikmah yang ada di dalamnya. Telah sempurna kalimat Robbmu dengan benar dan adil, tidak ada yang merubah kalimat-kalimat-Nya, dan Dia maha mendengar dan maha mengetahui. Maka seluruh berita-berita-Nya adalah benar, seluruh hukum-hukum-Nya adalah adil, sebagiannya mempersaksikan dan membenarkan yang lain, tidak menyelisihinya. Karena ayat-ayat-Nya diperinci dari sisi (Alloh) yang maha bijaksana dan maha mengetahui.
أَفَلاَ يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآَنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلاَفًا كَثِيرًا
“Kenapa mereka tidak memperhatikan al-Qur’an. Seandainya (al-Qur’an) itu bukan dari sisi Alloh tentu mereka akan mendapati perselisihan yang banyak.” [QS. An-Nisaa: 82]