jump to navigation

Saudi Sasaran Utama Para Teroris Agustus 28, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags: , , ,
1 comment so far

Sumber detik.com mengatakan:

Anggota keluarga kerajaan Arab Saudi yang juga bertanggung jawab terhadap pemberantasan terorisme, Pangeran Mohamed Bin Nafey, lolos dari serangan bom bunuh diri di Jeddah. Mohamed hanya menderita luka luar.

Mohamed yang juga wakil mendagri diserang saat pelaku mendekati dirinya, Kamis sore (27/8). Saat itu, Mohamed sedang menerima tamu untuk melakukan buka puasa bersama. Tak ada korban jiwa dari penyerangan itu selain pelaku bom bunuh diri tersebut. Demikian dilansir AFP, Jumat (28/8/2009).

Pelaku bom merupakan teroris yang dicari-cari selama ini. Ia mendekati pangeran dengan dalih ingin menyerahkan diri. Media TV Saudi memperlihatkan gambar pangeran Mohamed setelah mendapatkan serangan tersebut. Mohamed tampaknya tidak terpengaruh pada insiden itu.

Organisasi sayap Al Qaeda di Saudi mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(lagi…)

Untuk Orang Yang Berpuasa Agustus 16, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags: ,
add a comment

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.’” (HR. Muslim no. 1151)
(lagi…)

Teroris Itu Bukan Mujahid Apalagi Jadi Syahid Agustus 16, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags: ,
add a comment

aum muslimin, semoga Allah membimbing kita di atas jalan-Nya yang lurus. Di hari-hari ini kita bisa melihat dengan mata kepala kita, bagaimana sejarah perjuangan umat Islam kembali dinodai oleh ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Islam dan jihad. Dengan seenaknya mereka melakukan tindak pengeboman, penghancuran, serta berupaya untuk mengacaukan ketentraman negeri kaum muslimin dengan kedok jihad dan ijtihad. Padahal Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari apa yang mereka lakukan.
(lagi…)

KHAWARIJ MASA KINI Agustus 5, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags:
1 comment so far

Oleh
Prof Dr Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily

Pada abad ini, sungguh pemikiran takfir telah tersebar begitu dahsyat, kekuatannya melampaui abad-abad sebelumnya. Pemikiran takfir tersebar ditengah-tengah kaum muslimin, sehingga penyakit ini menjangkiti begitu banyak orang yang sebelumnya tidak dikenal banyak melakukan bid’ah. Diantara sumber dan sebab tersebarnya adalah sebagian kelompok dakwah modern yang asasnya bukan sunnah (ajaran) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan bercampur aduk didalamnya berbagai bid’ah dan kesesatan, baik dikarenakan buruknya tujuan pendirinya, maupun karena kebodohan mereka tentang agama.

Kemudian muncullah banyak buku hasil produksi kelompok-kelompok tersebut, yang dikenal dengan buku-buku pemikiran. Buku-buku tersebut telah merusak aqidah sejumlah besar kaum muslimin, sehinga menyelewengkan mereka dari ajaran agama. Buku-buku tersebut menilai bahwa masyarakat muslim dewasa ini adalah masyarakat jahiliyyah dan kafir, karena mereka telah membuang Islam kebelakang punggung mereka, dan mereka telah memeluk kekufuran yang nyata, dan tidak ada seorangpun, diantara individu-idividu umat yang selamat dari vonis kafir ini, baik pemerintah maupun rakyatnya, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda. Fenomena ini memiliki peran terbesar, dalam mewujudkan generasi abad ini yang terdidik berdasarkan kepada buku-buku tersebut, hingga bibit-bibit ide untuk mengkafirkan seluruh masyarakat Islam dewasa ini tertanam di dalam jiwa-jiwa mereka, sehingga kesesatan tersebut menjadi suatu keyakinan yang kokoh bagi mereka, dan tidak perlu ditanyakan lagi tentang fitnah dan keburukan yang akan muncul dari balik keyakaninan ini.

Saya tidak ingin memperbanyak dalam memberikan permisalan dari buku tersebut, tentang teks dan perkataan mengenai pengkafiran masyarakat Islam dewasa ini, akan tetapi saya hanya ingin menyebutkan sebagian contoh dan bukti yang ada di dalam buku-buku Sayyid Quthub rahimahullah, karena dialah Imam yang diagungkan oleh mayoritas Ikhwanul Muslimin dan orang-orang yang terpengaruh dengan manhaj mereka, terlebih lagi buku orang ini paling luas penyebarannya, dan paling kuat pengaruhnya, jika dibandingkan dengan buku-buku lain yang sejenis, sampai-sampai sebagian orang yang menisbatkan diri mereka kepada sunnah, terfitnah oleh buku-bukunya. Pada hakekatnya, buku-buku Ikhwanul Muslimin penuh dengan ungkapan-ungkapan pengkafiran pemerintah dan masyarakat muslim dewasa ini.

Diantara teks pengkafiran Sayyid Quthub terhadap seluruh masyarakat Islam dewasa ini, adalah yang tercantum di “Ma’aalim Fith Thoriq” : “Dan hakekat permasalahannya, adalah perkara kufur dan iman, syirik dan tauhid, jahiliyah dan Islam, dan inilah yang harus diperjelas …. Sesungguhnya, manusia (sekarang) bukanlah kaum muslimin (sebagaimana yang mereka akui), dan mereka hidup dalam kehidupan jahiliyyah. Jika ada orang yang suka menipu dirinya, atau menipu orang lain, kemudian berkeyakinan bahwa Islam bisa tegak berdampingan dengan kejahiliyyahan ini, maka terserah dia. Akan tetapi, ketertipuan atau penipuannya, tidak akan merubah hakekat kenyataan sedikitpun. Ini bukan Islam, dan mereka bukan kaum muslimin” [2]
(lagi…)

BERMULA DARI PENGKAFIRAN, AKHIRNYA PELEDAKAN (2 dari 2 tulisan) Agustus 4, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags: , ,
add a comment

KEDUA
Apa yang timbul dari keyakinan salah ini ?
Yaitu menghalalkan darah, perusakan kehormatan, perampasan harta milik orang-orang tertentu atau orang-orang umum, peledakan tempat-tempat hunian serta angkutan-angkutan umum dan perusakan bangunan-bangunan.

Kegiatan-kegiatan ini dan yang semisalnya adalah haram menurut syari’at berdasarkan ijma’ (kesepakatan) kaum musilimin. Sebab di dalamnya terdapat perusakan terhadap kehormatan jiwa-jiwa manusia yang terpelihara, perusakan terhadap kehormatan harta benda, perusakan terhadap kehormatan keamanan dan ketentraman. (Perusakan terhadap) hak hidup orang banyak secara aman dan tenteram di rumah-rumah mereka, di tempat-tempat mata pencaharian mereka, di saat keberangkatan mereka pada pagi hari dan di saat kepulangan mereka pada sore hari. Juga perusakan terhadap kepentingan-kepentingan umum yang selalu dibutuhkan oleh orang banyak dalam kehidupan mereka.
(lagi…)

BERMULA DARI PENGKAFIRAN, AKHIRNYA PELEDAKAN (1 dari 2 tulisan) Agustus 4, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags: , ,
add a comment

BAYAN HAI’AH KIBAR AL-ULAMA FI DZAMMI AL-GHULUWWI FI AT-TAKFIR [Penjelasan Lembaga Perkumpulan Ulama Besar Saudi Arabia Tentang Celaan Terhadap Sikap Ghuluw -ekstrim- Dalam Mengkafirkan Orang Lain]

Markaz Al-Imam Al-Albani Yordania
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Alhalabi Al-Atsari

Pengantar.
Takfir atau mengkafirkan orang lain tanpa bukti yang dibenarkan oleh syari’at merupakan sikap ekstrim, dan akan selalu memicu persoalan, yang ujung-ujungnya ialah tertumpahnya darah kaum muslimin secara semena-mena. Berawal dari takfir dan berakhir dengan tafjir (peledakan).

Makalah berikut ini diterjemahkan dari sebuah booklet yang dikeluarkan oleh Markaz Al-Imam Al-Albani, Yordania, tentang Bayan Hai’ah Kibar Al-Ulama Fi Dzammi Al-Ghuluwi Fi At-Takfir [Penjelasan Lembaga Perkumpulan Ulama Besar Saudi Arabia Tentang Celaan Terhadap Sikap Ghuluw -ekstrim- Dalam Mengkafirkan Orang Lain].

Lembaga ini diketahui oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz Rahimahullah. Kemudian penjelasan Lembaga tersebut disajikan ulang dan diberi catatan oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari. Selamat menyimak.

Berikut ini adalah sebuah penjelasan ilmiah yang akurat. Di dalamnya terdapat kupasan yang jeli dan teliti. Mengukuhkan masalah yang teramat penting, bermanfaat bagi sekalian umat dan dapat menolak fitnah yang gelap gulita.

(Atas dasar itu), saya memandang perlu dan penting untuk menyebar luaskannya, sebagai nasihat dan sebagai amanat. Hal itu disebabkan oleh dua alasan.
(lagi…)

Bunuh Diri Kok Syahid????? Agustus 4, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags:
add a comment

Alhamdulillah kembali tergerak hati untuk menekan keyboard komputerku. Menuangkan uneg-uneg hati ini dalam sebuah tulisan. Kali ini kembali miris hati ini. Perasaan ini kembali teriris dan tersayat oleh ulah sebagian kaum muslimin –semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka- BOM Bunuh diri kembali mengguncang bumi Indonesia. Terlepas konspirasi di balik itu semua, tuduhan sedikit banyak akan kembali kepada Islam garis keras. Dan lagi-lagi masyarakat awam tidak akan bisa membedakan antara para Takfiriyin dan Salafiyin.
Inilah takfiriyin yang senantiasa mengkafirkan sesama muslim, merekalah PARA KHAWARIJ ANJINGNYA PENGHUNI NERAKA yang telah dikhabarkan oleh Rasulullah SAW tentang kedatangan mereka. Merekalah yang menghalalkan bom bunuh diri.
Dan inilah salafiyin yang senantiasa berjalan dengan bimbingan ulama Robaniyyin yang menentang dakwah takfiriyin. Yang dijuluki oleh takfiryin sebagi antek pemerintah, penggembos jihad, dll. Salafiyinlah yang mengharamkan bom bunuh diri. Berikut fatwa ulama salafiyin Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (mungkin akan dikatakan oleh Khawarij, takfiriyin, Ikhwanul muslimin sebagai ulama qoidun) yang mengharamkan bom bunuh diri.
(lagi…)

PETIKLAH ILMU DARI MEREKA Maret 12, 2009

Posted by arifardiyansah in Syariat.
Tags: , , ,
add a comment

Bismillah…
Bingung juga mau nentuin judul postingan ini. Kenapa yach???
Sebenarnya, ragu juga untuk menulis postingan ini, takut ada yang tersinggung, sakit hati, kurang berkenan dan berbagai macam alasan menjadikan ana ragu untuk menulis ini. Tapi keraguan ini hilang, demi mengenalkan umat kepada ULAMA yang BERAKIDAH SHAHIH dan memiliki segi keilmuan yang tinggi di bidangnya. Diharapkan dengan adanya tulisan ini, umat bisa mengambil ilmu dan mau mempelajari din yang shahih yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafus shalih terutama para shahabat –Radiyallahu anhum ajmain- dari orang yang ahli di bidangnya. Sebagaimana jika orang ingin mengetahui pertanian maka tanyalah orang yang ahli di bidang pertanian, begitu pula dengan ilmu agama dan syariat Islam maka tanyalah orang yang ahli di bidangnya. Oleh karena itulah ana hadirkan untuk pembaca sekalian nama-nama asatidzah di Indonesia (kami coba menyebutkan sesuai dengan domisilinya atau asal):

JABODETABEK:
1. Ustadz Yazid Bin Abdul Qadir Jawwaz –Hafidzahullah- (Mudir Mahad Minhajus Sunnah-Bogor)
2. Ustadz Abdul Hakim Abdat –Hafidzahullah-
3. Ustadz Zainal Abidin Bin Syamsudin –Hafidzahullah-
4. Ustadz Syeikh Mudrika Ilyas Lc –Hafidzahullah- (Mudir al-Ma’had- Setu, Bekasi)
5. Ustadz Badrussalam, Lc –Hafidzahullah- (Radio Rodja)
6. Ustadz Hartono Ahmad Jaiz –Hafidzahullah-
7. Ustadz Arman Amri –Hafidzahullah-
8. Ustadz Luthfie Bahfie –Hafidzahullah- (Pustaka Darul Ilmi)
9. Ustadz Ali Saman Hasan, Lc –Hafidzahullah-
10. Ustadz Abu Bakar M. Altway –Hafidzahullah- (Al-Sofwah)
11. Dan Masih Banyak Lagi.
(lagi…)